• HOME
  • ABOUT ME
  • OLSHOP
  • VIDEO
  • DAF ISI BUKU

Kamis, 28 Agustus 2014

Pengoperasian Motor 3 Fasa Disuplai Dengan Sumber Listrik 1 Fasa

          Sobat blogger sekalian yang sedang membuka blog ini, pada kesempatan kali ini penulis akan menyajikan artikel tentang pengoperasian motor listrik 3 fasa yang disuplai dengan sumber listrik 1 fasa. Dalam benak sobat blogger tentu bertanya, apa mungkin motor listrik 3 fasa yang seharusnya disuplai dengan sumber listrik 3 fasa bisa bekerja/berputar jika disuplai dengan sumber listrik 1 fasa?. Di sini penulis tegaskan ya bisa, tapi tentunya hal ini kita lakukan apabila dalam  kondisi darurat, oleh karena tidak tersedianya sumber listrik 3 fasa di tempat kita.

          Untuk mengetahui sistem pemasangan dan penyambungan motor listrik 3 fasa pada jaringan atau sumber listrik 1 fasa, sobat blogger dapat menyimak uraian berikut ini. Kita ketahui bahwa motor listrik 3 fasa terdiri dari 3 buah kumparan yaitu Kumparan I (ujung awal ditandai dengan notasi U1 dan ujung akhir U2), Kumparan II (ujung awal ditandai dengan notasi V1 dan ujung akhir V2), dan Kumparan III (ujung awal ditandai dengan notasi W1 dan ujung akhir W2).


           Agar motor listrik 3 fasa tersebut dapat dijalankan dengan sumber listrik 1 fasa, terminal-terminal kumparan motor listrik 3 fasa tersebut harus dihubungkan segitiga (delta), yaitu terminal U1 dikopel dengan W2, terminal V1 dikopel dengan U2, dan terminal W1 dikopel dngan V2, kemudian ditambahkan kapasitor 8 s/d 10 μF/400 V sebagai penggeser beda fasa (bentuk kapasitor seperti telihat pada gambar 1).

Gambar 1. Bentuk Kapasitor 8 s/d 10 μF/400 V

          Untuk mendapatkan putaram ke kanan kondensator 8 s/d 10 μF/400 V disambungkan dengan terminal U1 dan W1 atau diparalelkan dengan kumparan III (W1 – W2) seperti ditunjukkan pada gambar 2 berikut ini.

Gambar 2. Sambungan motor untuk putaran ke kanan

Sedangkan untuk mendapatkan putaran ke kiri kapasitor 8 s/d 10 μF/400 V disambungkan dengan terminal V1 dan W1 atau diparalelkan dengan kumparan II (V1 – V2) seperti ditunjukan pada gambar 3 berikut ini.

 Gambar 3. Sambungan motor untuk putaran ke kiri

          Perlu sobat blogger ketahui, oleh karena besar tegangan sumber listrik 1 fasa tidak ssuai dengan tegangan nominal motor listrik 3 fasa tersebut, maka kapasitas daya beban maksimum yang dihasilkan hanya sekitar 70% dari kapasitas daya nominal yang tetera pada name plate motor listrik 3 fasa.

2 komentar:

  1. Assalamualaikum wr wb
    maaf bapak, saya Hasan mahasiswa T. Elektro Universitas Diponegoro yg sedang melakukan penilitian tugas akhir. seperti artikel yang dipos bapak, yang sebelumnya saya dapat ide tersebut dari PT. Mesindo Tekninesia Jkt waktu Kerja Praktek.
    maksud saya mau bertanya untuk masalah besarnya kapasitor yg digunakan agar tegangan dan arusnya seimbang, itu untuk perhitungannya bagaimana pak?
    besar harapan saya sekiranya bapak bisa membantu untuk penjelasannya.
    Terima kasih

    BalasHapus