• Home
  • About Me
  • Katalog Buku
  • Video
  • Daftar Isi Buku

Kamis, 05 Oktober 2017

Penggalian Lubang Biodigester Reaktor Biogas

      Penentuan galian lubang untuk reaktor biogas perlu dilakukan dengan teliti agar pembangunan reaktor biogas tersebut tidak mengakibatkan galian ataupun timbunan yang terlalu banyak/berlebihan. Untuk itu sebelum melakukan penggalian perlu diperhatikan kondisi permukaan tanah di lokasi/lapangan, apakah permukaan tanah di lokasi yang akan dibangun reaktor biogas mempunyai permukaan yang datar atau konturnya sedemikian rupa sehingga permukaan tanah mempunyai kemiringan tertentu serta permukaannya bergelombang. Langkah-langkah penggalian lubang untuk pembangunan reaktor biogas dengan ukuran 6 m3 dapat diuraikan sebagai berikut :
1.  Bersihkan permukaan tanah di lokasi reaktor, outlet, dan inlet yang telah ditentukan,

2. Tarik garis lurus yang menghubungkan inlet, reaktor, dan outlet (biasanya disebut sebagai garis pertengahan atau garis sumbu/as),

3. Tentukan tinggi lokasi, sebaiknya ketinggian lokasi disesuaikan dengan ketinggian tanah dimana bagian atas kubah (bagian luar) harus tepat muncul di tingkatan ini.

Gambar 1. Elevasi puncak kubah terhadap taraf muka tanah

4. Selanjutnya gambarkan lay out reaktor biogas tersebut di atas tanah dengan langkah-langkah sebagai berikut :
a.  Tentukan titik pusat digester dan siapkan tali untuk menjadi ukuran jari-jari digester.

b.  Gambarkan lingkaran dengan jari-jari R1 = 1,60 m, ini merupakan jari-jari lantai pondasi.

c.  Ambil jarak pada garis as dari pusat lingkaran sebesar R2 = 1,31 m, ini merupakan jari-jari dinding digester tanpa plesteran.

d. Ambil jarak sepanjang 20 cm dari ujung R2, garis ini merupakan lebar balok pendukung kubah pada lubang manhole.

e. Kemudian ambil jarak 75 cm dari balok tersebut. Garis ini merupakan panjang lubang manhole ditambah tebal pasangan dinding manhole. Tebal pasangan diambil 15 cm.

f. Gambarkan garis sepanjang 90 cm tegak lurus garis as. Garis ini merupakan lebar manhole ditambah 2 kali lebar pasangan dinding manhole.

g. Kemudian gambarkan garis dari ujung balok sepanjang 175 cm. Garis ini merupakan panjang outlet ditambah tebal pasangan dinding outlet.

h.  Gambarkan garis sepanjang 160 cm tegak lurus garis as. Garis ini merupakan lebar outlet ditambah 2 kali lebar pasangan dinding manhole.

Gambar 2. Dimensi reaktor biogas ukuran 6 m3.

i.  Gunakan kapur atau semen berwarna untuk menandai radius lingkar luar lantai pondasi dan untuk rencana lokasi manhole dan outlet. Sehingga didapat gambar lay out seperti gambar berikut ini.

Gambar 3. Lay out reaktor biogas yang harus digali

5. Apabila gambar lay out telah dibuat, maka selanjutnya adalah melakukan penggalian lubang. Kedalaman lubang reaktor yang ideal adalah seperti ditunjukkan pada gambar berikut

Gambar 4. Elevasi tanah dasar setiap bagian reaktor biogas

6.  Penggalian dilakukan per dimensi yang ditetapkan di lay out.

7.  Jika ada air yang keluar harus disedot dan dikeringkan.

8. Selalu pastikan tanah yang telah digali, tidak dibuang. Hal ini dimaksudkan untuk dijadikan cetakan kubah (dome) dan simpan setidaknya 2 m3.

9.  Berhati-hatilah untuk menghindari kecelakaan pada saat menggali di dekat sisi-sisi lubang dimana tanah bisa saja runtuh.

10.  Pancang tiang vertikal (pipa besi) ditengah tengah sebagai panduan konstruksi dinding digester.

Berikut ini adalah gambar-gambar yang menunjukkan praktek pembuatan gambar Lay out untuk membuat reaktor biogas :

Gambar 5. Menarik garis sumbu (as) reaktor biogas

Gambar 6. Menentukan titik sumbu (as) tangki pencerna

Gambar 7. Mengukur diameter tangki pencerna

Gambar 8. Membuat garis luar diameter tangki pencerna

Gambar 9. Mengukur dimensi manhole

Gambar 10. Membuat garis tepi manhole

Gambar 11. Mengukur dan menandai outlet

Gambar 12. Gambar lay out galian reaktor biogas

Keterangan : Gambar kotak persegi di sebelah inlet merupakan rencana letak toilet (jamban) keluarga.

Senin, 25 September 2017

Finishing Kubah Reaktor Biogas

          Kubah reaktor biogas yang telah dicor masih memungkinkan adanya lubang-lubang atau pori-pori kecil yang dapat mengakibatkan keluarnya gas.Oleh karena itu kubah bagian dalam perlu dilakukan finishing dengan memberi lapisan-lapisan tambahan. Finishing dapat dilakukan setelah cetakan kubah (tanah) digali keluar dari digester, tanah boleh dikeluarkan setelah kubah (dome) telah mempunyai kekuatan dan kubah dianggap telah mempunyai kekuatan setelah berumur 3 hari. Prosedur finishing kubah reaktor biogas tersebut adalah sebagai berikut :

1. Setelah tanah benar-benar terangkut dari dalam digester, bersihkan bagian dalam kubah dengan cara menggaruk dengan sikat dan menggosoknya.

2. Selama proses finishing tidak diperbolehkan ada orang yang lalu lalang di atas kubah, karena lapisan penutup belum kering, dikhawatirkan dengan adanya getaran akan membuatnya terlepas.

3.  Selanjutnya lapisi bagian dalam kubah yang telah bersih tadi dengan 6 (enam) lapisan sebagai berikut :
a. Lapisan 1 : Terdiri dari semen dan air dengan campuran 1 : 5, kemudian disapukan dengan kuas ke permukaan dalam kubah.
b. Lapisan 2 : Terdiri dari 10 mm plesteran dengan adukan semen dan pasir dengan perbandingan 1 : 3, pemlesteran dilakukan dengan menggunakan cetok/sendok semen dan roskam.
c. Lapisan 3 : Terdiri dari semen dicampur air dengan perbandingan 1 : 5, kemudian disapukan di dalam kubah.
d.  Lapisan 4 : Dengan ketebalan 3 mm s/d 5 mm, terdiri dari semen dan pasir dengan campuran 1 : 2. Alat yang digunakan adalah sendok semen dan roskam.
e.  Lapisan 5 : Plesteran dengan campuran semen dan cat acrylic emulsion paint mix dengan perbandingan 10 : 1. Ketebalannya 3 mm s/d 5 mm diplester tipis dengan menggunakan roskam dan sendok semen.
f.  Lapisan 6 : Permukaan dicat dengan menggunakan campuran dari semen-acrylic emulsion paint dengan perbandingan 2 : 1. Alat yang digunakan adalah kuas dengan lebar 10 cm.

4.      Finishing dilakukan hingga tangki pencerna dengan jarak kurang lebih 10 cm di bawah pertemuan antara kubah dan tangki pencerna (digester).

Gambar 1. Finishing lapaisan ke 1 kubah reaktor biogas

5.  Gunakan cat yang mengandung acrylic.

Gambar 2. Cat acrylic emulsion

6.  Gunakan sendok spesi dan roskam untuk melakukan pemlesteran kubah reaktor biogas.

Gambar 3. Menggunakan sendok spesi dan roskam untuk plesteran

7.   Aduk cat acrylic terlebih dahulu sebelum dicampur dengan adonan semen.

Gambar 4. Mengaduk cat acrylic terlebih dahulu

Gambar 5. Mencampur semen dengan cat acrylic

8.  Gunakan sendok spesi untuk finishing lapisan ke 5 dan gunakan kuas untuk finishing lapisan ke 6.

Gambar 6. Finishing lapisan ke 5 kubah reaktor biogas dengan sendok spesi

Gambar 7. Finishing lapisan ke 6 kubah reaktor biogas dengan kuas

9.  Lakukan finishing lubang untuk pipa gas utama pada kubah reaktor biogas agar pas dan rapi.

Gambar 8. Finishing lubang pipa gas utama pada kubah reaktor biogas